Ulasan Pelanggan
Lihat apa kata pelanggan kami tentang pengalaman mereka bersama kami.
8 ulasan
shidiq mustofa
Nyari oleh oleh kalo mudik disini aja,murah meriah
Achmad Sanusi
Pengalaman waktu sebelum dibangunnya pasar emang masih kumuh sekarang Alhamdulillah SDH dibangun jadi lebih baik dari sebelumnya,tapi masih ada yg kurang enak dilihat Ruko.yg di depannya rasanya masih perlu dibangun LG yg lebih baik lg ,mksh 🙏 …
Nayla Naima
Setelah dibangun oleh Pemkab Banyumas,kini warga dapat berbelanja lebih nyaman dan leluasa.Awal tinggal di sumpiuh tahun 2012an masih jumpa pasar lama yang masih sederhana dengan pembagian pasar pagi sebelah timur dan kalau sudah siang jam 6 bergeser ke barat.Kami sampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Pemkab Banyumas yang dengan Rahmat Allah kemudian keinginan kuat dari pemerintah Banyumas memberikan pelayanan kepada masyarakat Sumpiuh pada khususnya dan warga Banyumas sebelah timur dengan pembangunan pasar sumpiu utamanya selain juga dibangun taman kota dan jalan lingkar Utara sehingga lebih bisa menggerakkan perekonomian di kawasan ini.Sepengetahuan saya pasar sumpiu mempunyai dua pintu utamabyaitu sebelah Utara dan selatan,tapi kalau dihitung pintu pada tiap sisi,mungkin ada 4.Pasar Sumpiuh termasuk luas lahannya,dan saya belum mengitari semuanya.Temoat yang paling sering saya kunjungi adalah Los ikan segar di pintu sebelah kanan,di samping/ depan rumah potong hewan.Ibu penjual ikan/ udang menyapa saya dengan ramah dan lembut.Sapaan dengan kata umi untuk orang- orang berhijab seperti saya.Keramahan khas orang Jawa tengah bagian timur,mirip gaya dan dialek Yogya,tempat saya menuntut ilmu dahulu ketika kuliah.Harga ikan terutama udang disini bersaing dengan pasar ikan jetis,Nusawungu kabupaten Cilacap.Di pasar ikan jetis kakak saya membeli 1 kg udang ukuran sedang mencapaii 65 ribu rupiah,sementara saya beli ecer per seperempat 14 ribu rupiah,sehingga per kilo cuma 55-56 ribu rupiah untuk ukuran udang dan kualitas yang hampir sama dengan pasar ikan jetis.Di belakang Los ikan terdapat kios menawarkan aneka jenis pisang.Sepengetahuan saya yang paling khas dari Sumpiuh adakah pisang putri Ulin. Di halaman rumah,warga sering menanam pohon mungil yang berbuah imut ini.Sungguh pemandangan indah yang saya dapat disini sebab di daerah asal saya,Banyumas cukup sulit mendapatkan pohon ini,sebab orang-orang jarang menanam atau mungkin kondisi tanah kurang cocok,saya tak tahu secara pasti. Sebenarnya saya ingin beli di kios lengkap menyediakan aneka pisang masih dalam tandan atau sudah dipotong bentuk sisir.Tapi saya tak menemukan penjaganya sehingga saya masuk ke tengah pasar,dan Alhamdulillah menemukan pisang putri Ulin yang saya inginkan.Saya lihat pisang tergantung dalam plastik kresek beningdi paku pada tiang penyangga kios.Dua sisir kecil pisang putri Ulin matang bahkan ada pisang yang lepas ditawarkan kepada saya oleh bapak penjual berpeci putih sebesar 6 ribu rupiah. Sebenarnya saya ingin menawar 5 ribu saja sebab saya biasa beli dengan harga segitu kepada ibu penjual sayur bersepeda di depan rumah saya,tapi saya tak tega.Saya iba dan kasihan kepada bapak itu juga penjual buah lain yang sepertinya sepi sebab terlihat dari buah lain yaitu jeruk yang sudah sedikit mengering dan hampir busuk.Saya membayar 6 ribu kepada bapak penjual untuk dua susur kecil pisang putri Ulin.Kemufian saya masuk ke pasar bagian timur,masih mencari pisang dan menemukan satu sisir pisang ampyang( pisang bertekstur sedikit keras) ranum siap matang.Setelah beberapa lama menikah pisang yang bagus,ibu penjual sepakat dengan harga 7 ribu rupiah.Agak lama ibu itu mencari kembalian uang sebab saya membayar dengan nominal 50 ribu.Saya kekuar dari pasar mencari anak saya untuk menaruh pisang tersebut di motor,lalu saya ingin mencari sayuran untuk sayur asam di toko kelontong di pojok samping gilingan bakso,ternyata disana tak menyediakan sayur asam,sehingga saya harus balik lagi ke pasar bagian timur dekat tempat saya membeli pisang ampyang.Sata cari ibu penjual sayur asam ternyata sudah siang jam setengah tujuh,ibu penjual sudah pulang,jadi saya mencari penjual sayur lain dan menemukan 2 bungkus sayur asam,tapi sayurnya lebih sedikit daripada yang biasa saya beli dan satu bungkus jagung manis berjumlah 3 jagung manis. Semuanya berjumlah 10 ribu rupiah Ibu itu terlihat senang sebab barang jualannya tinggal sedikit. Untuk isi sayur asam disini biasanya terdiri darilabubsiam,wortel,j potongan jagung manis,dan daun dan bi ji melinjo atau daun katuk
satria jk chanel
Pasar serba ada, penjualnya ramah dan parkir luas. Segala kebutuhan tersedia dipasar sumpiuh
agung widodo
Pertama masuk gerbang pasar dihadapkan dengan jalan yang becek, masuk ke gedung pasar penataan kios atau lapak kurang rapih dan lantai kotor.
Sumardi
Menuju pasar yg bersih, aman dan nyaman untuk belanja
Awam Bharata
Lingkungan Kebersihan: ⭐⭐⭐ average Keindahan: ⭐⭐⭐average Kerapian: ⭐⭐⭐ average Keamanan: ⭐⭐⭐⭐ baik Pelayanan: ⭐⭐⭐⭐ baik Food & Drink Food: ⭐⭐⭐ standar Drink: ⭐⭐⭐ standar Speciality: ⭐⭐⭐⭐ Harga: ⭐⭐⭐⭐ murah sepadan Overall: recommended Saya admin samimoro.com dan aliaqiqah.com melaporkan dari TKP
Namasayavee
Sekarang sudah lebih baik, meski renovasi belum selesai. Tempatnya jd lebih bersih,g becek lagi.
Tulis Review di Aplikasi
Untuk menulis review, silakan gunakan aplikasi CilacapConnect. Download gratis!